Rabu, 17 Februari 2010

Ujian Nasional, Euy..!!

Dua hari yg lalu, aku ikut Try Out Ujian Nasional...yah, percobaan yg cukup menentukan (atau malah sangat menentukan). Waktu itu adalah yg kedua..sedangkan yg pertama, Alhamdulillah aku lulus..jumlah nilaiku sekitar 24,53...hehe..aku sendiri juga gak ngerti, padahal aku jawab soal-soalnya dgn asal...(terutama Matematika -_- )...tapi seenggaknya itu bisa jadi pacuan...

Makanya, di TOUN kedua itu, aku lebih serius. Jika nilaiku stabil atau malah meningkat, itu bertanda baik buat Ujian Nasional nanti. Memang UN seolah-olah jadi momen yg menakutkan bagi semua siswa sekolah. Pusing, takut, cemas, bercampur aduk jadi satu. Tapi jika Ujian Nasional lulus, aku bisa meneruskan langkah untuk mencari ilmu lebih banyak lagi ke tingkat yang lebih tinggi.

Yups..ujian yg satu ini memang sangat menentukan masa depan para siswa. Tapi aku juga pernah dengar demo-demo dan tuntutan lainnya yg menolak adanya UN. Bahkan pernah ada isu kalau mulai tahun depan, UN akan ditiadakan.

Aku sempat mikir, apa sih pentingnya UN? Padahal menurutku, untuk kelulusan, dengan Ujian Sekolah pun sebenarnya sudah cukup.

Aku pun pernah mendiskusikan ini sama ortu. Haslinya :
Karena soal-soalnya bersumber dari pusat, jadi sebenarnya Ujian Nasional menguji kualitas sebuah sekolah. Maksudnya, untuk memastikan apakah sebuah sekolah sudah sesuai dgn standar nasional. Jika di sebuah sekolah banyak yg lulus, berarti metode pengajaran di sekolah itu sudah bagus. Tapi kalo sebaliknya, yg harus disalahkan bukan muridnya, tapi gurunya. Merekalah yg harus bertanggung jawab atas ketidaklulusan siswa-siswinya. Ngapain aja gurunya sampe banyak pelajaran yg belum kesampean, itu maksudnya. Memang sih, untuk menghadapi UN atau ujian lainnya dalam kegiatan belajar mengajar, kita harus berusaha semaksimal mungkin. Tapi itu semua tidak ada artinya tanpa pembimbing dan pendukung, termasuk guru.

Jadi, semakin kompeten para guru di suatu sekolah, semakin bagus pula murid-muridnya. Dan kalo sudah seperti itu, menghadapi UN pun semakin mudah, dan kualitas pendidikan di Indonesia pun semakin tinggi. UN hanya mengetes sejauh mana perkembangan sekolah-sekolah di Indonesia, agar sesuai dengan standar yg ditetapkan. Menyiksa memang, tapi kalo tdk begini, kapan Indonesia mau maju?? Btw, ini cuma menurutku, lho?! Maaf bila ada yg berbeda pendapat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar